Polisi menangkap seorang pria di Candari karena mencuri ponsel yang mengklaim dia dalam situasi ekonomi yang mendesak


KENDARI, BERITASULTRAID – Bareskrim Polres Al-Kandari (Rascream) menangkap pelaku pencurian barang elektronik bernama Surali (41).

Penjahat spesialis kios terbengkalai itu ditangkap karena mencuri dua ponsel di dua lokasi berbeda, Capt. Jalan Pierre Tindian, Kecamatan Baruga dan di Je Antero Hamra, Kota Kendari.

Kapolres Kandari, AKP Bahter mengatakan, cara pelaku melakukan aksinya dengan mencari kios-kios yang sepi pengunjung di sekitar Kota Kendari.

“Kemudian, melihat stan kosong, dia datang dan melihat ponsel pemilik stan. Saat pemiliknya lengah, dia langsung mengambil ponselnya dan pergi,” kata Bahtiar, Rabu (5/1/2022).

Bahtiar mengatakan, pengakuan Sourali atas kejahatan itu karena alasan ekonomi.

“Motif ekonominya (pelaku) mencuri ponsel pemilik kios,” katanya.

Untuk membenarkan perbuatannya, Bahtiar mengatakan para pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Reporter: Diden Saputra
Editor: Urdu



Selaku Deputi Irup HAB ke-76 Kemenag, Wakil Bupati Button menyampaikan pesan Menag


Tombol, pyritasultrade Wakil Bupati Bouton es Eliante saat menjabat sebagai Inspektur HUT ke-76 Kemenag Tahun 2022 di Kantor Kemenag Kabupaten Button, Pasaruaju, Senin (3/1/2022). Kegiatan tersebut bertajuk “Transformasi Pelayanan Rakyat”.

Hadir pula Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Buton, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekda Botton, perwakilan Dandim, Ketua KUA Pasarwajo, tokoh agama dan masyarakat.

Wakil Bupati Botton mengatakan bahwa sejak dibentuk pada tanggal 3 Januari 1946 hingga saat ini, Departemen Agama terus tumbuh dan berkembang menjadi salah satu instansi pemerintah yang memiliki peran penting dan strategis dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama serta pencapaiannya. kehidupan beragama yang toleran dan bersahabat bagi semua.

“Kementerian Agama telah hadir sebagai payung bagi seluruh elemen aliran keagamaan, memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang membutuhkan layanannya, dan menjaga Pancasila, Konstitusi, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada jalur yang benar,” ujar Aes. Aliante saat membacakan pernyataan Menteri Agama tersebut.

Ia mengatakan, hal itu dibuktikan dengan peningkatan indeks ketakwaan umat dari 82,52 pada 2020 menjadi 83,92 pada 2021.

Legislator PAN sebelumnya, serta indeks kerukunan umat beragama, naik lagi pada 2020 dari 67,46 menjadi 72,39 pada 2021.

Ia mengatakan, “Indeks kepuasan layanan di Kuwait University juga meningkat dari 77,28 di tahun 2019 menjadi 78,90 di tahun 2021.”

Selain itu, Kementerian Agama juga telah menjalin hubungan baik dengan tokoh, tokoh agama, organisasi dan lembaga keagamaan, forum kerukunan umat beragama dan elemen masyarakat lainnya. Hubungan baik ini diwujudkan dalam berbagai pertemuan, di tingkat nasional dan daerah, dalam bantuan, koordinasi, konsultasi dan fasilitasi.

Di usianya yang ke-76, diharapkan Kementerian Agama terus berbenah. Pencapaian yang telah diraih harus dilestarikan, dan pada saat yang sama perlu terus berinovasi untuk menciptakan kementerian utang yang lebih baik.

“Saya yakin jika kita berpegang teguh pada itu semua, maka ASN pegawai Kemenag akan muncul sebagai pegawai negara yang luar biasa. Yang kemudian menjadi semboyan HUT ke-76 Kemenag dalam memperingati Hap, yakni transformasi kehidupan masyarakat. pelayanan akan dilakukan dengan cepat dan mudah,” jelasnya.

Untuk diketahui, perayaan HAB ke-76 itu terkait dengan penganugerahan Badge Satya Karya Satya oleh Kementerian Agama Kabupaten Button.

Berikut nama-nama penerima manfaat Satya Lencana Karya Satya Kemenag Buton:

1. Dra Marawan, Ketua MTsN 3 Buton, Satya Tahun XX.
2. Alma Yoni, guru MTsN 4 Buton, Satya Kelas X.
3. Hasrawi, guru MTsN 2 Buton, Satya Kelas X
4. Hariani, Kabag TU MTsN 1 Buton, Satya Kelas X
5. Mansur Ratu, Ketua MTsN 3 Buton, Satya Tahun X
6. Samsir, guru di MTsN 3 Buton
7. Masrudin, Dinas Agama Kabupaten Button

Reporter: Ali
Editor: Raymond