PTM di Sulawesi Tenggara masih mengacu pada SK empat menteri


KENDARI, BERITASULTRAID Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Provinsi Sulawesi Tenggara (Seltra) tetap mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri tentang pedoman pembelajaran selama pandemi COVID-19.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Sekolah Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DECPD) Sulawesi Tenggara, La Samaho saat diterima awak media, Rabu (5/1/2022).

“Meskipun sekarang berada pada posisi Level 1 atau Level 2, tidak ada generalisasi pembelajaran tatap muka di sekolah secara keseluruhan,” ujarnya.

Untuk tahun ajaran baru 2022, sambung DECPD Sultra akan menyelenggarakan pelaksanaan pembelajaran dengan mengurangi jam sekolah menjadi enam jam setiap hari.

“Enam jam pelajaran sehari maksimal, pembelajaran masih terbatas, belum full learning,” ujarnya.

Ia juga menghimbau kepada para guru yang memiliki keterbatasan pengajaran tatap muka di sekolah, tetap wajib melaksanakan protokol kesehatan.

Ia menyimpulkan, “Khusus siswa yang divaksin juga harus menerapkan protokol kesehatan, apalagi guru mengharapkan kantin sekolah memperhatikan agar siswa tidak berkerumun dan menjauh.”

Reporter: Yudha
Editor: Urdu